VIRAL - Banjir yang berjalan pada 1 Januari 2020 di sejumlah lokasi DKI Jakarta, menyebabkan sejumlah kelompok penduduk menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat. Dalam aksi yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mundur itu, tercatat tiga orang yang getol memengaruhi opini massa.
Berikut ini merupakan ketiga sosok yang berharap Anies Baswedan mundur berasal dari jabatannya.
1. Dewi Tanjung
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Tanjung muncul ikut berorasi pada demonstrasi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020. kenakan busana serba hitam, Dewi menuntut Anies untuk mundur berasal dari jabatannya.
Selain itu, didalam orasinya Dewi mengancam pihaknya bakal terus menggelar demo hingga Anies lengser.
BACA JUGA:
Ini Foto Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Usai Ditangkap
Diperiksa Maraton, Mahamenteri Keraton Agung Sejagat Cabang Klaten Tak Ditahan
Polisi Periksa Pentolan Goib yang Tolak Bioskop XXI di Rumahnya
"Kami bakal terus beraksi. Kita nanti aksi ke DPRD, kami juga bakal aksi hingga Kemendagri, dan jikalau harus bersua Presiden," ujar Dewi
Selain itu, Dewi Tanjung menyatakan aksi berikut merupakan cara untuk perlihatkan kepada Anies bahwa terdapat penduduk yang jengah atas kinerja Anies, yang dinilai tidak produktif sepanjang menjabat didalam dua tahun terakhir.
"Yang mutlak saat ini Anies Baswedan sudah menyadari rakyat suntuk dan jengah melihatnya (Anies)," ujar Dewi Tanjung.
2. Abu Janda
Politikus Abu Janda ikut berpartisipasi didalam demo di kurang lebih Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Selasa lalu, 14 Januari 2020. . Dalam orasinya, pria bernama asli Permadi Arya itu tak cuma berharap Anies untuk mundur, namun juga memperbandingkan kinerjanya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
Abu Janda perlihatkan bahwa kekeliruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga menyebabkan banjir di Jakarta lantaran tidak meneruskan program Ahok, yakni normalisasi sungai.
"Yang di idamkan oleh warga DKI kerja pak Ahok diteruskan terkait normalisasi sungai," ujar Abu Janda.
Dia menilai jikalau program Normalisasi Ahok diteruskan oleh Anies selagi menjabat gubernur DKI, maka banjir yang melanda Jakarta awal tahun selanjutnya tidak bakal parah.
"Normalisasi belum dijalankan agar berjalan banjir, jikalau dinormalisasi maka tidak bakal ada banjir separah ini," ujarnya
BACA JUGA:
Viral! TKW Campur Minuman Majikan dengan Darah Haid
Viral Vidio Seorang Pria Tersambar Petir Saat Makan Mie
Gegara Menikah Lagi, Sang Ibu Rela Meninggalkan Anak di Panti Asuhan
3. Sisca Rumandor
Sisca menjadi sosok yang menjalankan dan sekaligus mengkoordinatori massa yang mendemo Anies Baswedan pada Selasa selanjutnya 14 Januari 2020. Mengatasnamakan Suara Rakyat Bersatu, Sisca menjalankan massa untuk menuntut Anies Baswedan turun berasal dari jabatannya.
Menurut Sisca, tak ada yang mampu menghalangi warga untuk mengemukakan aspirasinya. Sebab, undang-undang sudah mengatur hak warga mengemukakan pendapat di wajah umum.
Oleh gara-gara itu, Sisca menegaskan massa Suara Rakyat Bersatu tetap bergerak meski dihalangi sekelompok orang seperti yang berjalan selagi aksi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020. "Itu tidak baik jikalau untuk menjalankan hal yang sifatnya demokrasi," ucap dia.
Bandarq |Dominoqq | Agen Bandarq | Agen Dominoqq | Agen Poker Terpercaya |Bandar Domino Online

0 Komentar