IMG-81681


TOPNEWS - Seorang sopir ambulans nyaris terlibat baku hantam dengan oknum polisi lalu lintas dari Polres Tebing Tinggi di Jalan KF Tandean, Tebing Tinggi, Sabtu (2/11/2019), Sekitar pukul 12.00 Wib. Peristiwa itu pun sempat direkam seseorang dan langsung viral di media sosial. Kejadian berawal ketika petugas bernama Brigadir Urat M Pasaribu bersama Aiptu Irwansyah melaksanakan tugas di Pos Lantas simpang empat, Jalan Sudirman, Kota Tebing Tinggi.

Siang itu kondisi lalu lintas dinyatakan macet bersamaan dengan jam pulang anak Sekolah. Saat bersamaan, mobil ambulance Rumah Sakit Pamela yang dikemudikan Zulpan Ichwanda melintas menuju Jalan KF Tandean dengan menghidupakn sirine dan klakson. Karena kondisi jalan macet, Brigadir Urat kemudian menghampiri dan memperingatkan kepada Zulpan agar jangan bising dan diminta agar bersabar. “Pengemudi Zulpan menanyakan kepada Brigadir Urat, ‘Kau gak pernah sakit?’ dan kemudian dijawab Brigadir Urat, ‘Gak!’. Lalu Zulpan mengatakan, ‘Mudah-mudahan nanti kalau sakit langsung mati’,” jelas Kapolres Tebing Tinggi dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (2/11/2019) sore.

BACA JUGA:
Ditaruh Ayah Tiri di Atas Kompor, Balita Agnes Tewas hingga Ususnya Robek
Heboh Meme Anies Berwajah Joker, Ade Armando Akui Unggah ke FB
Adik Bunuh Kakak Demi Membela Ibu

Ucapan tersebut kemudian memicu pertengkaran lebih sengit. Sementara itu, dalam rekaman video yang beredar, terdengar Zulpan mengatakan, ‘Aku lagi bawa pasien ini!’. Saat Brigadir Urat merekam menggunakan handphone. Kemudian, Brigadir Urat terlihat coba mencabut kunci kontak mobil, namun coba dihalangi Zulpan. Diduga emosi karena dihalangi, , Brigadir Urat langsung melayangkan pukulan dari luar mobil ke arah Zulpan.

Mendapat tindakan itu, Zulpan kemudian keluar dari mobil dan langsung mendorong Brigadir Urat. “Kok kau pulak mukul-mukul,” kata Zulpan, seperti didengar Metro24jam.com.




Sementara itu, teman Zulpan di dalam mobil ambulance sekali lagi mengatakan, “Kami bawa pasien ini!” Menindaklanjuti pertikaian itu, Polres Tebing Tinggi kemudian melakukan mediasi terhadap keduanya, di kantor Sie Propam, sekira pukul 15.00 Wib. “Saat dilakukan mediasi dan sudah saling memaafkan antara Brigadir Urat M Pasaribu dengan supir ambulance Zulfan Ichwansa. Bahwa kejadian tersebut karena kesalahpahaman,” pungkas AKBP Sunadi.